Karangmojo, 27 Agustus 2026 — Pengembangan Teaching Factory (TEFA) di SMK Pembangunan Karan...
Karangmojo, 31 Agustus 2026 — Mengawali tahun pelajaran baru, SMK Pembangunan Karangmojo kembali mempertemukan orang tua murid kelas X dalam pertemuan wali murid yang digelar pada Senin (31/8). Kegiatan berlangsung dalam dua sesi di ruang pertemuan gedung utara dengan pembagian peserta berdasarkan konsentrasi keahlian.
Sesi pertama diikuti wali murid kelas X TKR OA, X TKR OB, X TKR OC, X TKR OD, dan X Kuliner. Sementara itu, sesi kedua diikuti wali murid kelas X TSM SA, X TSM SB, X TSM SC, dan X Perhotelan. Pertemuan tersebut dihadiri Ketua Komite Sekolah, Kepala SMK Pembangunan Karangmojo, waka, serta para wali kelas.
Memasuki jenjang SMK tentu membawa pengalaman dan pola belajar yang berbeda bagi murid. Karena itu, pertemuan ini menjadi ruang bagi sekolah untuk menyampaikan berbagai hal yang perlu diketahui orang tua sekaligus membangun komunikasi sejak awal antara sekolah dan keluarga.

Dalam pertemuan tersebut, pihak sekolah tidak hanya menyampaikan visi, misi, dan tujuan SMK Pembangunan Karangmojo. Orang tua juga diajak melihat kembali peran keluarga dalam mendampingi anak selama masa pendidikan. Pendampingan tidak sekadar memastikan anak berangkat sekolah dan menyelesaikan tugas, tetapi juga bagaimana orang tua lebih menghargai proses tumbuh anak, memahami kebutuhannya, serta memberikan perhatian yang lebih baik selama menjalani masa remaja.
Pembahasan juga mengarah pada kesiapan orang tua dalam melihat masa depan anak setelah menyelesaikan pendidikan di SMK. Melalui penyampaian dari Waka Humas, orang tua diajak untuk mulai membuka wawasan dan memberikan kepercayaan kepada anak untuk berkembang di dunia kerja, termasuk ketika kesempatan pekerjaan nantinya membawa mereka keluar dari lingkungan tempat tinggal atau bahkan jauh dari keluarga.
Pesan tersebut menjadi bagian penting dalam pertemuan karena lulusan SMK dipersiapkan untuk memiliki kompetensi dan kesiapan memasuki dunia kerja. Dukungan orang tua diperlukan agar anak memiliki keberanian untuk mengambil kesempatan, beradaptasi dengan lingkungan baru, dan mengembangkan kemampuan yang telah diperoleh selama belajar di sekolah.
Selain itu, sekolah dan orang tua membicarakan sejumlah kesepakatan sebagai bentuk komitmen bersama dalam mendampingi pendidikan murid. Hal tersebut mencakup dukungan terhadap proses pembelajaran, kedisiplinan, serta pencapaian target pembelajaran selama murid menjalani pendidikan di SMK.

Suasana pertemuan berlangsung hangat dan komunikatif. Orang tua mendapat kesempatan untuk memahami lebih dekat arah pendidikan yang akan ditempuh putra-putrinya, sementara sekolah juga membuka ruang komunikasi untuk membangun kerja sama yang baik selama proses pendidikan berlangsung.
Pertemuan wali murid kelas X ini diharapkan menjadi langkah awal untuk membangun hubungan yang lebih erat antara sekolah dan orang tua. Dengan komunikasi dan dukungan yang berjalan bersama, proses pendidikan murid di SMK Pembangunan Karangmojo diharapkan dapat berlangsung lebih baik sejak awal hingga mereka menyelesaikan pendidikannya.