Detail Publikasi Berita

SMK PEMBANGUNAN KARANGMOJO

0 komentar
Dari TEFA ke Kelas, Perkuat Kesinambungan Perangkat Ajar KKA
blog
Dari TEFA ke Kelas, Perkuat Kesinambungan Perangkat Ajar KKA

Karangmojo, 27 Agustus 2026 — Pengembangan Teaching Factory (TEFA) di SMK Pembangunan Karangmojo terus diarahkan agar tidak berhenti pada kegiatan produksi, tetapi terintegrasi dengan proses pembelajaran di kelas. Salah satu langkah tersebut dilakukan melalui Workshop Penyusunan Perangkat Ajar KKA yang dilaksanakan pada Kamis (27/8) di Ruang Pertemuan Lantai 3.

 

Kegiatan yang berlangsung pukul 09.40 hingga 14.40 WIB tersebut diikuti oleh guru SMA-SMK Pembangunan Karangmojo. Workshop menjadi bagian dari rangkaian penguatan TEFA, khususnya dalam menyiapkan perangkat pembelajaran yang dapat menghubungkan kegiatan pembelajaran dengan praktik TEFA Kuliner.

 

Memasuki sesi utama, peserta mendapatkan review mengenai KKA yang disampaikan oleh Dani Widinugroho, S.ST., M.T. dari BBPPMPV Seni dan Budaya DIY. Sesi tersebut kemudian dilanjutkan dengan pemaparan hasil analisis kebutuhan KKA pada TEFA yang dilaksanakan di sekolah. Dalam sesi ini, Rani Timur Mumpuni, S.Pd. dan Fadilah Hasanah, S.Pd., guru Konsentrasi Keahlian Kuliner, turut memaparkan hasil analisis dari kebutuhan pembelajaran dan pelaksanaan TEFA di sekolah.

 

Setelah sesi istirahat, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian format SOP dan perangkat ajar KKA. Melalui sesi tersebut, guru diajak memahami bagaimana perangkat pembelajaran dapat disusun secara lebih terarah dan selaras dengan kebutuhan pembelajaran berbasis TEFA.

 

Hal penting dalam workshop ini dilakukan pada bagian akhir kegiatan. Peserta tidak hanya menerima materi, tetapi diarahkan untuk mulai menyusun RPM yang menautkan pembelajaran dengan pelaksanaan TEFA Kuliner di sekolah. Dengan demikian, kegiatan TEFA diharapkan dapat terhubung secara nyata dengan pembelajaran yang dilaksanakan guru bersama murid.

 

Workshop ini menjadi salah satu tahapan penting dalam pengembangan TEFA di SMA-SMK Pembangunan Karangmojo. Setelah sebelumnya dilakukan penguatan pemahaman mengenai TEFA dan pengembangan produk, proses selanjutnya diarahkan pada bagaimana kegiatan TEFA dapat masuk dan mendukung proses pembelajaran secara terencana melalui perangkat ajar yang disusun guru.


Berita lain terkait #BERITA