Karangmojo, 18 Agustus 2026 — Semarak peringatan Hari Ulang Ta...
Karangmojo, 18 Agustus 2026 – SMA-SMK Pembangunan Karangmojo kembali melanjutkan rangkaian penguatan program Teaching Factory (TEFA) dengan menyelenggarakan Workshop Penyusunan Perangkat Ajar Teaching Factory pada Selasa, 18 Agustus 2026. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Pertemuan Lantai 3 ini diikuti oleh jajaran guru SMA-SMK sebagai langkah nyata dalam mengintegrasikan standar industri ke dalam kurikulum pembelajaran.
Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara Eko Purwanto, S.Pd., pengumandangan lagu Indonesia Raya serta Mars Ma'arif yang dipimpin dirigen Fifi Anggraini, S.Pd., dan dilanjutkan sambutan pembuka oleh Kepala SMK Pembangunan Karangmojo, Muh. Kadarisman, S.Pd.
Pada sesi pertama, para peserta menerima pemaparan materi mengenai Standard Operating Procedure (SOP) Industri terkait proses pembuatan kue kering atau cookies yang disampaikan oleh Sujiono Mukti S dari BreadLikes. Pemaparan ini berfokus pada penyelarasan alur produksi cookies, mulai dari tahap persiapan bahan, pengolahan adonan, pencetakan, pemanggangan, hingga proses pengemasan dan penyimpanan yang higienis serta berstandar mutu industri.

Memasuki sesi kedua, narasumber Suryo Agung N., M.Pd. menyampaikan materi integrasi teknologi berupa Pengaplikasian Artificial Intelligence (AI) pada Bahan Ajar. Sesi ini mengulas pemanfaatan platform berbasis AI seperti Gemini, ChatGPT, NotebookLM, hingga Canva untuk mempermudah guru menyusun modul ajar, alur tujuan pembelajaran (ATP), Rancangan Pembelajaran Mendalam (RPM), media pembelajaran interaktif, serta instrumen asesmen secara efisien namun tetap kreatif.
Pada sesi ketiga usai waktu istirahat, Janu Riyanto, S.Sos., M.Sn. dari BBPPMPV Seni dan Budaya DIY memandu materi Penyusunan Perangkat Ajar Teaching Factory yang nantinya akan difokuskan langsung dalam pembuatan Rencana Pembelajaran Mendalam (RPM) TEFA Kuliner pembuatan Blue Bloom Cookies.
Melalui workshop ke-3 ini, SMA-SMK Pembangunan Karangmojo berharap para pendidik mampu menyusun perangkat ajar yang selaras dengan dunia industri serta memanfaatkan perkembangan teknologi secara optimal untuk mendukung proses pembelajaran yang relevan dan menyenangkan bagi siswa.